Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

GARA-GARA SEBLAK HARGA KENCUR JADI MAHAL?

“Habis... diborong sama Mama Dewi, Teh.” Hiiikks, harus keliling warung atuh kalau gini mah ^-^ Sepulang jalan pagi, sengaja mampir ke warung sayuran dekat rumah. Rencananya, hari ini ingin sekali makan dengan karedok. Itu loooh , makanan khas Sunda yang bahannya dari kacang panjang, timun, boleh juga ditambah dengan daun kemangi.   Nah , salah satu bumbu yang wajib dipakai adalah kencur. Tapi... setelah semua bahan tersedia, kencurnya malah nggak ada. Terpaksa mampir ke beberapa warung   menuju pulang ke rumah. Tapi dalam hati sih sudah bertekad kalau tidak dapat kencur mau tetap bikin karedok saja. Walaupun akan terasa kurang sedap, tapi sudah kepalang ngebet banget ingin makan karedok (xixi, kaya ngidam aja ya?) Alhamdulillah, ternyata di salah satu warung dapat juga si Rimpang Wangi ini. Dengan harga Rp5000,- saya hanya mendapat segenggam saja. Ibu di sebelah sempat komentar, "Mahal". Tapi karena memang butuh ya dibeli saja. Menurut keterangan Ibu war

MUSIM TANAM PADI

Pagi ini memutuskan untuk pergi jalan-jalan sekitar rumah. Otot badan yang mulai kaku dan beberapa bagian tubuh yang melar akhirnya menjadi alasan saya harus gerak (pengakuan diri, hehe). Setelah antar anak-anak sekolah, langsung pergi deh keliling kampung.                                            Suasana Kota Cimahi sudah banyak berubah. Dulu daerah Cimahi Utara ini banyak sekali ditemukan sawah dan kebun. Saat ini sudah sangat berkurang, mungkin karena banyak  pembangunan yang  terjadi. Tapi alhamdulillah masih ada sedikit tempat yang tampilkan kesegaran. Masih ada pemandangan sawah dan kebun. Pukul 06.30 saya start jalan dari rumah. Jalanan memang cukup ramai, kendaraan berlalu lalang. Tentu banyak orang yang akan berangkat kerja, sekolah atau menuju suatu tempat untuk memulai aktivitas. Walau sepanjang jalan harus agak mepet ke pinggir untuk menghindari kendaraan bermotor, coba dinikmati saja. Pemandangan menuju daerah Ciuyah  biasa saja. Sepanjang jalan hanya

KOMUNIKASI ASYIK DALAM KOMUNITAS

Satellite Ubud-Bandung~ Alumni Sekolah Perempuan~ Joeragan Artikel Baru 11 bulan mulai melirik dunia menulis dengan serius. Awalnya hanya karena ingin manfaatkan waktu ketika diam di rumah. Walau hanya sebatas menulis diary, tapi toh akhirnya menikmati setiap proses terjun bebas dalam kegiatan literasi ini. Bekerja sambil belajar pun dilakukan, karena bergabung dengan komunitas yang banyak sekali membidik soal literasi untuk kaum perempuan. Bertemu langsung dengan para mentor hebat yang tentu saja sudah berkompeten dalam dunia menulis, menjadi kesempatan untuk belajar secara langsung. Dalam beberapa bulan sudah terasa dampak yang luar biasa. Ilmu, pengalaman dan kesempatan semakin terbuka lebar karena “dipaksa” untuk melakukan interaksi dengan banyak orang.   Masuk ke dalam beberapa komunitas dan belajar berkomunikasi dengan orang-orang yang punya latar belakang berbeda. Awalnya ragu, apakah bisa diterima dalam setiap komunitas yang saya masuki. Tapi alhamdulillah, ke

MACAM BENANG RAJUT

vivanuncios.com.mx Tak kenal maka tak sayang. Hhhmmm, ternyata istilah ini berlaku juga ketika akan merenda. Banyaknya jenis benang tentu menjadi bahan pertimbangan ketika akan mulai merenda. Memperhatikan tekstur benang yang pas, warna dan juga harga, agar benda yang dihasilkan bukan hanya bagus tapi beri kepuasan bagi pembuatnya. Semakin sering coba merenda, kita akan semakin mengetahui jenis benang apa yang cocok dengan benda yang ingin dibuat. Misal, kita akan lebih memilih benang yang lembut ketika akan membuat perlengkapan bayi atau pakaian. Memiilih benang yang kaku dan lebih kuat ketika akan membuat tas, dompet atau sepatu. Karena ketepatan memilih benang akan menjadi faktor penting untuk rasa nyaman pada saat dipakai. Berburu benang menjadi salah satu kegiatan baru saya belakangan ini. Banyak membaca beberapa literatur   tentang macam benang untuk merenda. Bahkan mencari informasi secara langsung pada orang yang lebih berpengalaman, bergabung dengan komun