Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

BATU LEMBU, PURWAKARTA

Jangan pernah anggap enteng sebuah gunung! Batu Lembu memang bukan gunung yang terlalu tinggi. Tapi untuk pemula seperti saya, gunung ini tetap menguras tenaga dan meninggalkan kenangan yang berkesan. Bukan hanya soal pemandangan selama pendakian, tapi spot yang luar biasa indah dapat kita nikmati ketika berada di puncak Batu Lembu. Gunung Batu Lembu terletak di Kp. Panunggal RT. 006 RW. 003, Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta. Gunung ini tidak terlalu tinggi, sehingga   sering dikunjungi oleh para pemula atau para pendaki sebagai pemanasan sebelum lakukan pendakian ke gunung yang lebih tinggi. Tanah merah akan dilalui pada saat mendaki gunung Batu Lembu. Sehingga jika turun hujan, jalanan akan sangat licin. Awal pemandangan akan disambut oleh kumpulan pohon bambu. Pendakian akan mulai menguras tenaga selama beberapa menit hingga akhirnya kita sampai di sebuah lapangan. Tanah yang luas ini menjadi cikal bakal nama Batu Lembu, karena lapang ini bi

GUNUNG PARANG, DESTINASI PENDAKIAN UNIK DI PURWAKARTA (Via Taraje)

Anda pecinta olahraga panjat tebing? Bisa coba salah satu destinasi pendakian gunung di daerah Purwakarta ini, Gunung Parang. Gunung yang memiliki kontur fisik unik ini mengundang banyak wisatawan domestik maupun luar negeri untuk menguji adrenalin. Gunung batu yang menjulang tinggi menjadi tempat yang seru bagi para pecinta panjat tebing atau pendaki gunung. Gunung yang memiliki ketinggian 930 mdpl ini terletak di Kampung Cirangking, Desa Pasanggrahan, Kabupaten Purwakarta.   Dengan melakukan perjalanan selama 2 jam (dari Bandung) kita dapat sampai di lokasi pendakian. Akses masuk ke daerah ini pun tergolong cukup mudah, karena jalanan dapat dilalui dengan kendaraan beroda dua maupun empat. Terdapat dua jalur pendakian Gunung Parang, yaitu via Taraje atau Ferrata. Keduanya punya tantangan tersendiri dan tetap seru untuk dilalui. Kali ini, saya ingin berbagi pengalaman pendakian melalui via Taraje. Taraje berasal dari bahasa Sunda yang berarti tangga. Dari arti nama

CROCHET VS KNITTING

Pusiiiing! Apa sih bedanya crochet dan knitting ? Belakangan ini belajar lebih banyak tentang merajut. Membaca beberapa literatur dan coba praktekan. Tapi, sesekali suka terjeda karena ada istilah yang buat bingung ketika mempelajarinya, terutama istilah crochet dan knitting . Saya pikir keduanya adalah sama merajut, ternyata berbeda. Maklum...belajar otodidak dan hanya andalkan Mbak Google saja (hehe). Setelah berjalan-jalan, alhamdulillah dapat sedikit titik terang tentang perbedaan istilah antara crochet dan knitting . Crochet biasa kita sebut dengan merenda. Kegiatan ini menggunakan alat yang disebut dengan hook /hakpen untuk menjalin benang melalui berbagai macam tusukan. Alat ini terbuat dari alumunium,   bambu, plastik atau tulang dan mempunyai ujung lengkung seperti kail. Sedangkan knitting biasa kita sebut dengan merajut dan menggunakan alat yang disebut   knit/knitting needle/breien . Proses kniting (merajut) ini menggunakan dua jarum yang berujung run

JUALAN DI FB SAJA

Punya produk tapi nggak punya toko? Itu sih saya banget. Keinginan untuk memperluas jaringan pemasaran sering muncul ketika jualan offline kita sudah mulai berkurang pangsa pasarnya. Andalkan pertemanan yang sering bertatap muka, mungkin tidak begitu efektif jika kita tidak punya toko atau tempat untuk menampilkan produk yang kita miliki. Rayuan dunia maya mulai menggoda, ketika saya bergabung dengan salah satu komunitas pendidikan untuk perempuan.  Kegiatan pembelajaran yang banyak dilakukan dengan sistem online, mengajak saya lebih melek lagi tentang berbagai media sosial. Awalnya memang terasa kaku, karena terbiasa gunakan akun medsos hanya untuk curhatan nggak jelas (ngaku deeehh, xixi). Tapi seiring waktu, berkat bimbingan para mentor akhirnya saya mulai terbiasa gunakan medsos, terutama Facebook untuk memperkenalkan program dari sekolah tersebut. Pastinya trail n eror ketika mulai gunakan akun FB untuk berjualan. Tapi, jika kita ikuti rules yang sudah

WAKTUKU TAK PERNAH CUKUP

24 jam itu kurang ! Hiiikks, kalimat itu muncul kalau sudah tidak dapat menyelesaikan beberapa pekerjaan tepat waktu. Entah karena banyaknya DL yang mepet, acara yang tiba-tiba muncul di agenda harian, badan yang mulai protes atau keadaan sekitar yang sudah tidak dapat diajak kompromi. Intinya siiiiih, ego muncul, pluuuuuss, sabar dan pengertian mulai terkikis karena emosi negatif yang tak terbendung. Akhirnya lelah, uring-uringan, kurang istirahat dan berujung sakit kepala atau penyakit lain. Stress yang dibuat sendiri pun muncul. Berbagai alasan hadir untuk mencari pembenaran bahwa “Saya sibuk” dan waktu 24 jam itu tidak cukup. Padahal, sebab yang jelas terjadi adalah karena kita tidak dapat mengatur waktu. Lalu bagaimana agar waktu 24 jam cukup untuk lakukan aktivitas? Salah satu jawabannya adalah MANAJEMEN WAKTU yang tepat. Rutinitas yang banyak sebagai seorang ibu rumah tangga, pekerja atau memiliki bisnis dapat berjalan dengan lancar jika kita dapat m

NANE CRAFT

Ruang ini sengaja dibuat agar jadi tempat untuk tampilkan satu sisi kegiatan saya. Ya, membuat sesuatu dari berbagai bahan menjadi salah satu hobi sejak kecil. Memanfaatkan barang bekas atau menggunakan bahan serba baru pun sering buat berantakan meja kerja. Seru aja kalau sudah asik coba ciptakan macam bentuk yang bisa dimanfaatkan. Entah itu sekadar iseng buat tempat pensil dari stik es krim, lap dapur dari kain perca, buat berbagai bentuk dari kain flanel, merajut atau membuat aksesoris dari manik dan bahan pernik lainnya. Awalnya hanya untuk digunakan pribadi atau anak-anak saja. Namun, inspirasi untuk menjual pun  muncul ketika ada teman yang merespon positif setiap benda hasil iseng tersebut.  Mulailah mencari literatur dan contoh-contoh yang bisa dijadikan value. Karena referensi menjadi penting untuk mencari referensi agar kita dapat menciptakan sesuatu yang unik dan tentunya menjadi ciri khas dari produk kita. Semoga NANE CRAFT bisa memberi warna baru dari