Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

Songsong Tahun 2020 dengan Lakukan Banyak Kolaborasi

Ibu-ibu Doyan Bisnis Bandung Mantap sekali dengan tema ini. Kolaborasi dijadikan topik pembicaraan kegiatan kopdar komunitas Ibu-ibu Doyan Bisnis (IIDB). Acara ini berlangsung di Kafe Papopups  Jl. Anggrek No.55, Cihapit, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40114, pada tanggal 19 Desember 2019. Awalnya ragu untuk hadir, karena usaha Nane Craft yang saya rintis belum seberapa. Tapi teringat pesan mentor saya Ummi Aleeya, “Kalau mau sukses, harus dekati dan belajar langsung dari orang yang sudah sukses”. Ternyata benar saja. Enggak nyesel datang ke acara yang disponsosri oleh para pelaku bisnis yang tergabung daalam IIDB ini. Apalagi ada mentor kesayangan dari INDCRIPT CREATIVE, Indari Mastuti. Beliau selalu berhasil membuat suasana menjadi semangat dengan segala ilmu dan pengalaman bisnisnya yang segudang. Rekrut Seribu Reseller dari Sosial Media Indari Mastuti, Founder IIDB Materi pertama yang diberikan oleh Teh Indari adalah bagaimana memperlua

Sekeping Koin dalam DoKoNe

Keberadaan uang koin saat ini sangat sulit untuk dihargai. Selain nilainya yang semakin merosot, bentuk yang bulat dan bahan logam ini sering membuat orang malas untuk membawanya. Beruntunglah jika masih ada yang mau menyimpannya. Entah dalam celengan atau mungkin saja terselip di saku tanpa sengaja. Uang koin memang dirasa ribet, apalagi jika harus terdengar bunyi gemerincing. Belum lagi kalau sampai jatuh menggelinding di lantai dan berbunyi nyaring. Bukan hal mustahil, sang empunya akan tersenyum malu sambil menutup muka. Atau bahkan buang wajah sambil berlagak tak terjadi apa-apa. Kejadian ini tentu tidak semua mengalami. Masih banyak orang yang menghargai uang koin. Mereka adalah orang yang memiliki pola pikir luas yang memandang bahwa hal besar terjadi karena hal kecil. Ya, apalah artinya uang ratusan ribu atau bahkan jutaan jika saja kurang seratus rupiah saja? Walau kenyataannya nilai tukar rupiah kurang berpihak pada si logam ini, tapi masih banyak tran

Siapkan Kacamata Kuda Jelang Pembagian Rapot

Sumber: Pixabay Pertengahan bulan Desember beberapa sekolah melakukan pembagian rapot semester 1. Banyak orang tua yang berharap cemas menanti saat ini. Mereka bertanya-tanya, bagaimanakah hasil belajar anak-anak selama 6 bulan terakhir ini? Tidak jadi masalah jika pertanyaan itu bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan belajar anak di sekolah maupun di rumah. Mengukur keberhasilan kerjasama antara guru dan orang tua dalam membimbing anak belajar. Namun realita yang ada, tak jarang orang tua justru menjadikan momen ini sebagai masa penghakiman. Walau mereka menyadari sikap ini tidak baik dan berdampak buruk pada psikologi anak, namun banyak sekali hal yang dianggap sepele justru dilakukan dan abai terhadap perasaan anak. Jika dibiarkan berlarut, tak mustahil karakter lemah dan negatif akan singgah dan bersarang dalam diri anak. Lalu langkah apa yang harus dilakukan untuk menyikapi hasil belajar anak nanti? Berhenti membandingkan Anak bukanlah manusia kecil yang tak