Siapa yang tak kenal dengan koperasi? Badan usaha yang dikeola secara mandiri oleh anggotanya ini banyak ditemukan di lingkungan sekitar. Hampir semua wilayah, organisasi atau perusahaan memiliki koperasi sebagai wadah untuk memfasilitasi anggotanya dalam hal keuangan.

Ragam koperasi pun menjadi berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Saya pribadi dulu hanya mengenal koperasi sebagai tempat untuk melayani simpan pinjam saja. Namun kenyataannya sekarang semakin berkembang. Ada yang melayani perkreditan barang berupa peralatan rumah tangga, sembako, emas, kendaraan, bahkan hingga tanah ataupun rumah.

Kegiatan RAT Koperasi Wangun Raharja
Hal ini tentu akan kembali pada visi misi dan juga program yang telah ditetapkan bersama oleh para anggotanya. Bukankah kebijakan tertinggi dalam koperasi itu diperoleh dari Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang akan dihadiri dan disepakati oleh semua anggota?

Maka sudah pasti semua program yang disusun akan mengakomodir kebutuhan serta kesanggupan para anggota untuk bertanggung jawab dan menyukseskan setiap kegiatannya.

Koperasi Wangun Raharja
Cimahi sebagai salah satu kota yang miliki tingkat perkembangan ekonomi yang pesat, tak lepas dari peran koperasi. Kehadiran koperasi turut memberikan banyak kontribusi positif untuk meningkatkan kemampuan masyarakat mengelola keuangannya dengan bijak. Koperasi juga memiliki andil dalam mengurangi jeratan bank keliling atau rentenir yang kian marak di masyarakat.
Kantor Koperasi Wangun Raharja
Koperasi Wangun Raharja, merupakan salah satu koperasi yang mulai beroperasi sejak tahun 2012. Mulai berbadan hukum pada tahun 2014 dengan nomor 141/KOPINDAGTAN/BH/XIII/24/VII/2014. Sekretariat koperasi ini terletak di Jalan Sangkuriang Barat 3, Kp. Anggaraja RT 03 RW 07 Cipageran, Cimahi Utara. 

Koperasi ini bergerak di jenis usaha simpan pinjam berupa uang, pemberian modal untuk warung, dan kredit barang elektronik. Layanan usaha ini sudah dimanfaatkan oleh 370 orang anggota yang tergabung di dalamnya.

Visi Misi Koperasi Wangun Raharja
Sebuah badan usaha akan fokus terhadap visi misi yang telah ditetapkan, sehingga dapat memberikan manfaat yang maksimal untuk semua anggotanya. Koperasi Wangun Raharja memiliki visi misi yang juga memperhatikan kepentingan dan kemajuan para anggotanya. Dengan mengusung prinsip menolong diri sendiri, gotong royong, dan disiplin.
Pengurus dan Anggota Koperasi Wangun Raharja
Kepengurusan
Koperasi Wangun Raharja memiliki susunan kepengurusan inti, yaitu:
  • Ketua: Ika Setyana
  • Sekretaris: Nenden Purwanti
  • Bendahara: Sri Mulyanti
Ketiganya bahu membahu untuk mengelola semua kegiatan Koperasi Wangun Raharja agar dapat berjalan dengan lancar.

Keanggotaan dan Jenis Simpanan
Sistem keanggotaan Koperasi Wangun Raharja bersifat terbuka, sehingga semua orang dapat bergabung. Untuk pendaftarannya sendiri tidak ada batasan, setiap saat menerima pendaftaran anggota dengan menyerahkan persyaratan standar seperti formulir pendaftaran, fotocopy KTP dan juga berkas lainnya agar dapat tertib administrasi dan menjadi arsip bagi koperasi.

Kegiatan RAT yang dilakukan dengan program rekreasi
Selain kelengkapan administrasi, ada juga syarat lainnya. Yaitu mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan koperasi dalam melakukan pembayaran berbagai simpanan. Seperti yang telah diketahui oleh masyarakat luas, bahwa dalam koperasi terdapat tiga simpanan yang dapat dilakukan oleh setiap anggotanya. Simpanan pokok, simpanan wajib, dan simpanan sukarela.

Simpanan pokok merupakan iuran yang wajib dibayar oleh semua anggota koperasi dengan jumlah yang sama. Pembayaran simpanan pokok ini biasanya dilakukan saat akan bergabung menjadi anggota. Simpanan ini hanya dapat diambil saat anggota keluar dari koperasi.

Simpanan wajib, yaitu sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh semua anggota koperasi dalam waktu yang telah ditetapkan. Misalnya dalam setiap bulan harus menyetorkan sejumlah uang dengan besaran yang sama. Besaran simpanan wajib dan pokok ini ditetapkan pada saat Rapat Anggota Tahunan, sehingga semua anggota harus dapat melaksanakannya untuk kepentingan bersama.

Sedangkan untuk simpanan sukarela, merupakan tabungan yang besarannya tidak ditentukan. Setiap anggota dapat menabung sesuai dengan kemampuannya. Berbeda dengan simpanan pokok dan simpanan wajib, simpanan sukarela ini dapat diambil kapan saja, karena sifatnya tidak wajib.

Koperasi Wangun Raharja memiliki kebijkaan besaran simpanan pokok sebsar Rp500.000,00 yang dibayarkan saat pendaftaran anggota dan simpanan wajib Rp20.000,00 setiap bulannya.


Program  Anak Sekolah
Selain program simpan pinjam untuk kebutuhan rumah tangga atau permodalan usaha, Koperasi Wangun Raharja juga memiliki program KOWARA Junior, tabungan khusus untuk anak-anak sekolah. Upaya ini dilakukan agar dapat membiasakan anak menabung sejak dini. Program koperasi ini menjadi solusi ketika anak-anak sulit berangkat ke bank.

Koperasi sebagai badan usaha yang ramah dengan masyarakat diharapkan dapat membantu perekonomian secara langsung dan menyentuh semua lapisan masyarakat. Menumbuhkan kesadaran untuk mengelola keuangan dengan bijak dan cara yang sehat.

Koperasi Wangun Raharja dapat menjadi rekan setia untuk lakukan berbagai kegiatan keuangan yang aman dan terpercaya. Hubungi kontak Ika Setyana di +62 852-2030-4625 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

View Post


Sebenarnya pertama kali kenal mengkudu ini saat pulang ke Cilacap. Waktu itu ada acara 7 bulanan salah seorang tetangga Mbah. Dalam hantaran yang dibagikan terdapat urap. Saya pikir itu urap seperti di Bandung. Maklum, lidah Sunda pasti doyan sama olahan dari lalapan. Tapi, waktu dimakan ternyata rasanya di luar ekspektasi. Pahit! Ulalaaaaa, ternyata isi urapnya menggunakan daun mengkudu. Pantas saja aromanya lain banget.

Tapi sekarang sudah mulai familier dengan mengkudu. Banyak sekali ulasan menarik tentang khasiatnya yang banyak. Wajar saja kalau jadi bahan obrolan di masyarakat yang peduli dengan pengobatan ala herbal dibanding kimia.

Sebenarnya pohon mengkudu banyak ditemui di sekitar, karena tumbuhan ini dapat beradaptasi dengan baik di daerah yang beriklim tropis seperti Indonesia. Pohonnya terbilang kuat dengan daun yang besar dan tebal. Buahnya miliki bintik yang menonjol di bagian permukaan, dan banyak biji kecil di dalamnya.


CUKA MENGKUDU VINNONI
Mengkudu dapat dikonsumsi dengan berbagai cara. Daunnya dapat diolah menjadi berbagai masakan, seperti dijadikan sayur, urap atau lalapan. Sedangkan buahnya biasa diambil sarinya dengan cara dibuat jus atau dihaluskan manual.

Saat ini telah banyak sekali olahan mengkudu yang dijadikan obat dan dikemas dengan beragam bentuk. Ada yang dibuat jadi serbuk, kapsul, atau minuman. Untuk jenis minuman ini, ada olahan yang menggunakan sistem fermentasi. Sehingga hasilnya menjadi sedikit asam dan sering disebut dengan cuka.

Sistem fermentasi yang dilakukan adalah untuk menghilangkan aroma bau tak sedap pada mengkudu yang matang. Tapi ternyata, proses ini juga meningkatkan kualitas kandungan yang terdapat di dalamnya. Tak heran jika saat ini banyak sekali produk cuka mengkudu yang beredar di masayarakat.

Salah satunya adalah VINNONI. The Post Herbal Production mengeluarkan Vinnoni sebagai poduk unggulan yang mengekstraksi buah mengkudu dengan cara yang apik dan juga terpercaya.


KHASIAT CUKA MENGKUDU VINNONI
Mengkudu memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap untuk kesehatan tubuh. Memiliki kadar protein, vitamin dan mineral pada bagian buah dan daunnya. Terdapat juga selenium, yaitu jenis mineral yang merupakan antioksidan. Serta masih banyak lagi zat yang membuat buah ini semakin banyak khasiatnya.

Cuka mengkudu Vinnoni memiliki khasiat yang banyak untuk tubuh, diantaranya:
  • Menurunkan kolesterol
  • Menurunkan darah tinggi
  • Menjaga kekebalan tubuh
  • Melancarkan sistem pencernaan
  • Melancarkan sistem pernapasan
  • Membantu mengatur fungsi sel dan regenerasi
  • Sel-sel jaringan tubuh yang rusak
  • Membantu menurunkan gula darah/diabetes
  • Membantu penyembuhan sakit maag
  • Membantu penyembuhan asam urat
  • Membantu menghambat pertumbuhan sel tumor dan kanker
  • Membantu menghilangkan sakit kepala (analgesic alami)
  • Membantu mengurangi rasa sakit
Intinya, CUMENG ini akan bereaksi dengan tubuh dan mulai bekerja memperbaiki bagian yang bermasalah. Dampak dari ini, beberapa testimoni yang cukup menghebohkan kaum perempuan adalah soal berat badan. Banyak di antara pelanggan telah membuktikan bahwa dengan minum Vinnoni secara teratur akan membuat berat badan jadi ideal.

Ini tentu akan menjadi solusi bagi orang yang ingin diet secara alami. Berbagai keluhan penyakit akan teratasi, dan bonus turun atau naiknya berat badan menjadi lebih ideal pun akan didapatkan.

CARA MINUM
Cuka mengkudu ini memiliki rasa asam. Bagi penyuka asam, bisa saja diminum langsung. Tapi bagi yang tidak suka rasa asam, dapat meminumnya dengan melarutkan 1-2 sendok makan ke dalam satu gelas air hangat, akan lebih enak jika dicampur dengan madu.

Dosis yang dapat digunakan adalah 3x2 sendok makan sehari untuk masa pengobatan dan 2x1 sendok makan sehari untuk pencegahan. Cumeng ini harus diminum setelah makan agar khasiatnya dapat terasa dengan maksimal.


KEMASAN DAN HARGA
Cuka mengkudu Vinnoni memiliki beberapa macam kemasan yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan. Untuk kemasan botol tersedia dalam ukuran:
  • 250ml dengan harga 35K
  • 1L dengan harga 110K
  • Juga tersedia dalam kemasan ukuran 500ml, 5L, 30L, 130L hingga 150L.

Untuk memudahkan minum Cumeng saat di luar rumah, tersedia juga dalam kemasan spray. Cara menggunakannya adalah dengan menyemprokan ke makanan atau lidah bagian bawah sebelum makan. Tentu ini menjadi solusi agar dapat mengkonsumsi makanan yang sehat dimana dan kapan saaj. Kemasan yang tersedia adalah:
  • Spray 100ml dengan harga 20K
  • Spray 500ml dengan harga 70K
MENGOBATI SAMPAI HATI
Semua penyakit berangkat dari hati. The Post Herbal Production tak hanya memberikan produk pada konsumennya. Tapi juga memberikan terapi sebagai upaya untuk mengelola hati. Me-release emosi negatif yang dapat menganggau kesehatan tubuh dengan melakukan terapi berupa tapping yang dilakukan dengan rutin.

The Post menggunakan tapping sebagai terapi akupuntur sebagai upaya untuk mengurangi obat-obatan kimia yang miliki dampak merusak organ tubuh. Kehadiran CUMENG melengkapi terapi yang dilakukan dan bermanfaat luar biasa.

Kesehatan fisik dan mental memang tak dapat dipisahkan. Keduanya akan saling bergantung dan mempengaruhi. Mengobati sakit fisik harus dilakukan bersama pengelolaan hati agar dapat sembuh total. Menjaga kesehatan fisik dan mental pun harus senantiasa dilakukan. Semata untuk memenuhi kewajiban dan rasa syukur pada Yang Maha Kuasa atas segala nikmat yang telah diberikan.

Khasiat cuka mengkudu bagi kesehatan ini memang harus diperhitungkan di dunia pengobatan herbal. Memilih produk yang tepat akan dapat membantu perolehan hasil yang maksimal. VINNONI, akan menjadi pilihan yang tepat untuk Anda.


Sumber referensi: 

Sumber foto: 
vinnoni.000webhostapp.com
Koleksi dari Miss Julie

View Post
Sumber: urbanasia.com

Hidup memang penuh tantangan!

Family time di waktu libur pun diakhiri dengan ajakan anak-anak untuk nonton film thriller. Awalnya sempat menolak, karena saya “malu” kalau lihat tokoh yang serem dan ada darah-darahnya gitu (hehe). Tapi demi menyenangkan mereka, akhirnya saya setuju menerima tantangan mereka.

Train to Busan. Entah apa juga sebabnya mereka memilih film ini. Tapi kemungkinan besar karena mereka penggemar Gong Yoo. Artis yang cukup terkenal di kalangan anak muda penggemar drakor yang katanya super ganteng n cool.

Gong Yoon berperan sebagai seorang ayah yang miliki anak perempuan, Kim Su An. Kesibukan ayahnya menyebabkan protes dari Kim Su An pada hari ulang tahunnya. Sehingga dia pun meminta untuk diantar ke rumah ibunya, karena Gong Yoon telah bercerai dengan istrinya.

Perjalanan pun dilakukan dengan menggunakan kereta. Pada awalnya, Kim Su An telah merasakan ada hal aneh, tapi setiap kali dia mau bercerita pada ayahnya selalu diurungkan karena takut. Tokoh zombie pertama kali muncul di kereta saat ada perempuan yang sudah terkena virus masuk tanpa sepengetahuan petugas.
Sumber: cnnindonesia.com
Tanpa menunggu lama, perjalanan mulai menunjukan ketegangan setelah perempuan zombie itu menyerang beberapa penumpang. Kepanikan terjadi di beberapa gerbong. Gong Yoo yang baru terbangun dari tidurnya segera mencari Kim Su An yang ternyata sudah tidak ada di sisinya. Beruntung mereka bertemu.

Virus menyebar dengan sangat cepat melalui gigitan. Beberapa gerbong telah terjangkit, sehingga mereka yang selamat harus bertahan di gerbong yang aman. Ketika sampai di sebuah stasiun, ternyata kota telah dikuasai oleh para zombie. Penumpang yang baru keluar pun segera berlari berusaha masuk kereta kembali.
Sumber: newdomain.com
Pada bagian ini, Yeon sang Ho sebagai sutradara film mulai memunculkan sindiran atas sikap ketidakpedulian pada orang lain tanpa melihat situasi yang terjadi. Kejadian di stasiun ini juga menjadi awal perpisahan Gong Yoo dan putrinya. Beruntung, Kim Su An berhasil diselamatkan oleh seorang ibu hamil dan bersembunyi di toilet kereta.

Upaya menyelamatkan diri dari stasiun menyisakan 3 orang saja. Gong Yoo, seorang pelajar dan suami dari perempuan hamil yang sedang bersama Kim Su An. Pertarungan ketiga lelaki ini dalam kereta terjadi untuk mencari mereka yang terjebak dalam toilet. Namun, dari pertarungan ini pun akhirnya ditemukan kelemahan zombie, yaitu tidak dapat melihat dalam gelap dan hanya mengandalkan pendengarannya saja.
Sumber: tumblr.com
Bagian yang paling membuat saya kagum adalah saat penyerangan zombie dalam jumlah yang sangat banyak. Para zombie mengejar dan berusaha menyerang dengan cara yang sangat menakutkan. Jatuh, bertumpuk, bangun dan melompat. Bahkan terseret dalam adegan kereta yang tengah melaju cepat.

Di sela ketegangan ada juga momen haru yaitu saat beberapa tokoh pendukung harus kehilangan orang yang dicintainya. Bahkan suami dari perempuan yang hamil itu pun harus mati karena bertarung dengan para zombie. Dalam hal ini sutradara menunjukan bahwa di tengah keegoisan masyarakat yang semakin tinggi, masih ada orang-orang yang miliki hati tulus dan mau berkorban untuk orang lain.

Kesedihan lain juga dirasakan saat akhir cerita. Gong Yoo harus bertarung duel dengan seorang zombie di atas gerbong loko. Namun sayang, dia terkena gigitan. Maka sebelum berubah menjadi zombie dan akhiri hidupnya dengan menjatuhkan diri saat kereta melaju, dia menitipkan Kim Su An pada perempuan yang hamil tadi.
Sumber: dreadsentral.com
Kisah ini berakhir dengan berhentinya kereta di stasiun Busan dan hanya kedua perempuan itu saja yang berhasil selamat. Lagu Aloha Oe yang dinyanyikan oleh Kim Su An berhasil menyelamatkan mereka dari bidikan senjata tentara yang melakukan penjagaan. Para tentara tersebut  diberi tugas untuk menembak siapapun yang terindikasi telah terkena gigitan zombie.

Namun mana mungkin seorang zombie bisa menyanyi sebuah lagu, bukan?

Cerita yang mengegangkan sedari awal ditutup dengan ending yang cukup pmenyedihkan. Namun menggantung karena tidak diceritakan bagaimana dengan para zombie itu. Apakah sudah musnah atau masih ada dan bahkan menyerang kota yang lainnya? Bagaimana asal mulazombie itu bisa muncul juga tidak terungkap jelas.

Sepertinya akan ada sequel lanjutan yang akan kembali dirilis. Semoga saja ceritanya lebih gereget dan menegangkan lagi. Tapi satu yang pasti, semoga saya berani untuk menontonnya kembali (hehe).


Sumber referensi:



View Post
Sumber: liputan6.com

REHAT
(Kunto Aji)
Serat-serat harapan

Masih terjalin
Suaramu terdengar
Masihlah nyaring dan bergema
Diruang-ruang hatimu

Tenangkan hati

Semua ini bukan salahmu
Jangan berhenti
Yang kau takutkan takkan terjadi

Yang dicari, hilang

Yang dikejar, lari
Yang ditunggu
Yang diharap
Biarkanlah semesta bekerja
Untukmu

Tenangkan hati

Semua ini bukan salahmu
Jangan berhenti
Yang kau takutkan takkan terjadi

Kita coba lagi

Untuk…

Sebenarnya lagu ini lebih dulu didengar, memang suka, tapi ya biasa saja. Tapi ketika kemarin dengar dalam film “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini”, kok berasa dalem banget maknanya. Mungkin karena isi ceritanya pas dengan lirik dan musiknya.

Aaaahh, saya jadi seperti jatuh cinta pada pendengaran kedua (hehe).

Sumber: Gramedia.com
Film ini menjadi pembicaraan yang hangat di antara pecinta film Indonesia. Ini disebabkan karena ceritanya yang sangat menyentuh dengan menghadirkan konflik yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa part adegan membawa hanyut penonton untuk ikut merasakan setiap gejolak hati dari setiap pemain.

NKCTHI merupakan film yang diadaptasi dari sebuah novel karya Marcella FP. Buku ini menceritakan tentang seorang wanita yang bernama Awan. Dia membuat surat untuk keturunannya di masa depan yang isinya “Tentang memori, gagal, tumbuh, patah, bangun, hilang, menunggu, bertahan, berubah, dan semua ketakutan manusia pada umumnya.”

Lompatan ide tulisan inilah yang justru membuat sutradara Angga Dwimas Sasongko tertarik dan ingin mengakhiri masa rehatnya dengan membuat sebuah karya baru. Menggandeng produser Anggia Kharisma, akhirnya film ini dirilis bersama rumah produksi Visinema Pictures.

Sumber: popmama.com
Walau film ini menggunakan alur maju mundur, tapi semua dapat disusun dengan apik. Penonton akan diajak untuk berpikir dan juga menikmati setiap rentetan kejadian yang terhubung satu dengan yang lainnya antara saat ini, masa lalu dan masa depan.

Keluarga Narendra menjadi tokoh yang banyak berperan dalam film NKCTHI. Diawali dengan kehadiran Awan (Rachel Amanda) sebagai anak bungsu yang mendapat perhatian penuh dari ayahnya, Narendra (Donny Damara). Angkasa (Rio Dewanto) sebagai anak sulung memiliki tugas untuk menjaga adik-adiknya, terutama Awan.

Sejak kecil Awan selalu mendapat prioritas utama sehingga menumbuhkan rasa cemburu pada anak kedua, yaitu Aurora yang diperankan oleh Sheila Dara. Di sisi lain, perhatian yang diberikan ini menjadi hambatan bagi Awan yang ingin belajar hidup mandiri dan bebas menentukan pilihan dalam hidupnya.

Sumber:liputan6.com
Konflik mulai timbul saat Awan dipecat dari pekerjaannya. Kecelakaan terjadi saat Awan melakukan perjalanan pulang. Angkasa yang bertanggung jawab untuk antar jemput Awan pun menjadi sasaran amarah ayahnya yang trauma dengan kecelakaan ini, karena saat kecil peristiwa yang sama pun pernah terjadi.

Saat pertengkaran terjadi antara Angkasa dan ayahnya, Awan sampaikan bahwa dirinya dipecat. Semua terhenyak dan merasakan kesedihan Awan yang tak dapat wujudkan mimpinya bekerja di perusahaan seorang arsitek favoritnya.

Kondisi Awan yang sudah dipecat membuatnya merasa bosan untuk terus tinggal di rumah. Hingga suatu hari Awan meminta pada Angkasa untuk ikut ke sebuah konser musik. Di sana Angkasa bekerja sebagai EO sehingga miliki kesempatan untuk mengajak Awan masuk dan menyaksikan band idolanya “ARAH”.

Saat konser itu, bertemulah Awan dengan Kale, manager Arah. Pertemuan ini menjadi awal hubungan pertemanan mereka. Banyak ucapan Kale yang menyadarkan Awan untuk bisa berpikir tenang, termotivasi dan percaya diri.

Namun sayang, pertemanan mereka tidak disukai oleh Narendra. Bahkan dia menganggap bahwa Kale memberi dampak yang buruk bagi Awan. Lagi-lagi, Angkasa disalahkan karena telah mengenalkan temannya pada Awan.

Kesedihan Awan yang kehilangan pekerjaan membuat ayahnya pun turut memikirkannya. Hingga pada suatu kesempatan, dia berhasil menemukan cara untuk  membantu Awan mendapatkan project di perusahaannya dulu. Tapi setelah mengetahui bahwa ayahnya turut campur, Awan menjadi tidak terima dan marah.

Pertengakaran terjadi antara Awan dan ayahnya. Hingga membuat Aurora terganggu. Padahal saat itu dia sedang mempersiapkan pameran seni tunggal perdananya. Tokoh Aurora ini memang tidak terlalu berperan banyak. Namun figurnya sangat kuat dengan sikapnya yang dingin.

Sikap ini bukan tanpa sebab, dia sudah merasa jengah dengan sikap ayahnya yang selalu membela Awan. Dia merasa diabaikan. Walau ibunya selalu memihak dan menjaga hatinya, namun dia tetap menutup dan menarik diri, melampiaskan dalam kegiatan seninya.

Sumber: idntimes.com
Saat pameran seni Aurora dimulai, Awan dan ayahnya malah bertengkar di galeri. Aurora marah dan meminta keluarganya untuk pergi. Atas kejadian ini, Narendra meminta istrinya (Susan Bachtiar) untuk mengumpulkan anak-anaknya. Awalnya dia memberi penjelasan atas sikapnya yang keras pada semua. Namun semua di sangkal dan terjadi perang argumen antara Aurora, Awan dan Narendra.

Perdebatan pun terjadi bahkan semakin sengit saat Angkasa berteriak menyalahkan ayahnya yang menjadi sebab semua ini terjadi. Bahkan Angkasa pun mengungkap sebuah rahasia yang dia simpan selama 21 tahun. Dia meminta ibunya untuk turut membuka mulut atas kepedihannya yang selalu disimpan.

Akting yang kece badai dari Rio Dewanto pun terlihat total saat mengungkapkan rahasia besar keluarga Narendra. Berita itu membuat semua terpukul. Angkasa memutuskan untuk pergi meninggalkan rumah. Awan pun pergi ke rumah temannya untuk menenangkan diri.

Saat inilah ibunya mulai menunjukan keberanian untuk berkata tegas pada suaminya. Dia menjemput kedua anaknya, meminta untuk kembali ke rumah dan memberi kesempatan pada ayahnya. Walau apapun yang terjadi, Narendra adalah seorang ayah yang bertanggung jawab dan melakukan semua itu untuk melindungi keluarganya dari rasa sedih dan trauma.

Happy ending memang menjadi penyelesaian semua konflik dari rangkaian cerita yang pada beberapa partnya berhasil membawa penonton terbawa emosi. Apalagi didukung dengan musiknya yang keren. Seakan lagu itu memang diciptakan khusus untuk NKCTHI.

Lagu yang paling berkesan buat saya diantaranya Resah (Kunto Aji), dan Secukupnya (Hindia). Tapi beberapa lagu dari Arditho Pramono yang berperan sebagai Kale pun lumayan asyik, seperti Bitter Love dan Fine Today.

Film ini bagus sekali untuk mengingatkan tentang sebuah kejujuran yang harus tetap diungkapkan walau terasa pahit. Tapi sayang, kalau buat saya ada adegan ciuman yang kayaknya enggak perlu deh, saat Awan berada di sebuah klub. Khawatirnya malah jadi kasih contoh yang kurang baik untuk pergaulan bebas, terutama untuk para ABG yang masih labil.

Tapi secara keseluruhan, film ini ok. Banyak hal yang bisa didapat. Kalau buat saya sih, jelasnya jadi tambah pengen banget belajar nulis buku solo (hehe).

So, kalau yang penasaran sama rahasia besar keluarga Narendra, bisa langsung nonton aja, ya. Sepertinya masih diputar di beberapa bioskop. Walau sudah agak sepi...




Sumber referensi:


View Post


Sabtu, 11 Januari 2020, menjadi momen yang akan selalu dikenang oleh para wisudawan dan juga keluarga. Perjuangan selama belajar di sekolah tinggi favorit di Bandung akan terbayar setelah melakukan pengukuhan pada hari ini.

Acara Wisuda STTB tahun ini digelar di Harris Hotel & Conventions Hall Bojongloa Kaler, Kota Bandung. Rangkaian acara yang disusun dengan apik dan penuh khidmat berlangsung dari pukul 08.00 hingga pukul 12.15 WIB.

Seremoni acara dimulai dengan tarian selamat datang dari Unit Seni Tari STT Bandung. Bapak Muchammad Naseer, S.Kom., M.T, selaku Ketua STT Bandung membuka kegiatan dengan menyampaikan perkembangan dan berbagai prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa serta dosen selama tahun 2019.

Jumlah Wisudawan dan Lulusan Terbaik Tahun 2020
Foto: Yoestin
Secara terperinci, 209 wisudawan pada acara hari ini terbagi berdasarkan program studi:
1.  Teknik Industri berjumlah 113.
2. Teknik Informatika berjumlah 70 orang.
3. Desain Komunikasi Visual berjumlah 26 orang.
Dalam mengukir sebuah prestasi selalu ada yang terbaik di antara yang baik. Tahun ini, kembali diperoleh skripsi terbaik yang disusun oleh para mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Bandung (STTB), yaitu:
Program Studi Teknik Industri
Wisudawan terbaik yaitu Dheyu Laksmi Wulandari, S.T.
Skripsi terbaik:
  • Virgiawan Candra Bhakti, S.T dengan judul Perancangan dan Pengembangan Hospital Transfer Bed dengan Pendekatan Karakuri
  • Indra Rukmana, S.T. dengan judul Optimasi Produksi Dyeing Finishing dengan Metode Integer Linear Programming.
  • Zaenal Uyun, S.T. dengan judul Perbaikan Produk Meja Belajar Lipat Multifungsi Ergonomis untuk Meningkatkan Motivasi dan Semangat Belajar Menggunakan Metode Kansei Engineering.
Program Studi Teknik Informatiika

Wisudawan terbaik yaitu Muhammad Rizal Mutaqin, S.Kom
Skripsi terbaik:
  • Deri Hermawan, S. Kom dengan judul Aplikasi 3d Virtual Reality Sebagai Media BantuTerapi Acrophobia Berbasis Android.
  • Regina Sukma Citra, S.Kom dengan judul Klasifikasi Ujaran Kebencian dengan Metode Naive Bayes Classification di Sosial Media Facebook Berbasis Web.
  • Yasti Aisyah Primianjani, S.Kom dengan judul Rancang Bangun Sistem Pemutus Aliran Listrik KWH Meter Pascabayar Berbasis Web Menggunakan Mikrokontroler.
Program Studi DKV
Wisudawan terbaik yaitu Tiffani zeta d, S.DS
Skripsi terbaik: 
  • Andri Setiawan, S.DS dengan judul Perancangan Aplikasi Rencana Anggaran Biaya Membangun Rumah.
  • Bagus Arya Suseno, S.DS dengan judul Perancangan Sistem Informasi Pelayanan Publik dan Peta Wilayah RT 07 RW 08 Baleendah Kab. Bandung.
  • Luthfi alfaritzi, S.DS dengan judul Perancangan Boardgame Pengenalan Permainan Tradisional Jawa Barat Untuk Anak (usia 8-12 tahun) di Kota Bandung.
Orasi Ilmiah dari DR.Ing.Ilham Akbar Habibie, M.B.A.
Sumber: Instastory STTB
Ada yang istimewa pada acara wisuda tahun ini. Seorang inspiratif dalam dunia teknologi hadir untuk memberikan semangat dan juga dukungan pada STTB dan juga para wisudawan. Beliau adalah putra dari Bapak Teknologi, BJ. Habibi.
Pada kesempatan kali ini, Chairman PT.ILTHABI REKATAMA dan juga Ketua Tim Pelaksana Dewan TIK Nasional RI ini, memaparkan tentang Peranan Generasi Muda dalam Penerapan Teknologi dan Inovasi di Era 4.0.
Di era yang serba canggih ini, semua aspek kehidupan berkembang sangat cepat. Sehingga diperlukan percepatan yang dilakukan oleh semua stakeholder, terutama para generasi muda. Mereka dituntut untuk turut berperan aktif dalam pemberdayaan Teknologi Informasi dan Komunikasi, khususnya untuk kalangan UKM rintisan (star up).
Atas dasar inilah diperlukan Sumber Daya Manusia yang kompeten dan siap untuk melakukan tugasnya di lapangan. Tantangan dan hambatan akan dapat dilalui jika SDM yang dihasilkan unggul.
Pendidikan yang menjadi tonggak berjalannya proses pencapaian tujuan dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas ini harus mampu melakukan inovasi. Harapannya dalah SDM akan memahami mengenai keterkaitan antara teknologi, inovasi dan kewirausahaan.
Inilah yang akan menjadi modal bagi perkembangan dan kemajuan bangsa Indonesia menghadapi Era 4.0. Tak mustahil jika Indonesia dapat menjadi negara yang dapat diperhitungkan dalam kelas dunia dengan negara lainnya.
Penandatanganan MoU dengan Mitra
Sumber: Yoestin
Setiap tahun Sekolah Tinggi Teknologi Bandung selalu mengadakan kerjasama dengan berbagai perusahaan. Kali ini PT. Dirgantara Indonesia, Jasa marga dan Biofarma menandatangai surat kerjasama pada acara wisuda.
Kerjasama yang terjalin bertujuan untuk memberi kesempatan para mahasiswa untuk berkontribusi mengaplikasikan ilmunya melalui praktek langsung di dunia kerja nyata. Ini tentu akan memberi wawasan dan pengalaman berharga bagi mereka.
Acara penutupan
Sumber: Santi Rosmala
Akhir acara wisuda ini diisi dengan pembacaan janji wisuda dan pembacaan puisi untuk orang tua. Suasana haru menyelimuti seluruh ruangan. Bangga dan gembira tentu akan dirasakan oleh orang tua melihat anaknya telah berhasil menyesaikan pendidikan sarjana.
Pembacaan doa akhirnya menutup seluruh kegiatan hari ini. Semoga para wisudawan dapat berhasil mendapatkan kesempatan bekerja sesuai dengan ilmu yang telah diperoleh, serta memberikan kontribusi terbaik untuk perkembangan bangsa, khususnya dalam bidang teknologi.
Liputan offline Sekolah Tinggi Teknologi Bandung (STTB), Campus of Innovation, Campus of Technology, Campus of Design, Campus of Creativity, Campus of Future Leader.

@sttbandung
@pasukanblogger
@joeragan_artikel
#STTBandung
#WisudaXIVSTTBandung
#CampusofInnovation
#CampusofTechnology
#CampusofDesign
#CampusofCreativity
#CampusofFutureLeader


View Post