Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2020

Koperasi Wangun Raharja, Salah Satu Pilar Perekonomian Kota Cimahi

Siapa yang tak kenal dengan koperasi? Badan usaha yang dikeola secara mandiri oleh anggotanya ini banyak ditemukan di lingkungan sekitar. Hampir semua wilayah, organisasi atau perusahaan memiliki koperasi sebagai wadah untuk memfasilitasi anggotanya dalam hal keuangan. Ragam koperasi pun menjadi berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Saya pribadi dulu hanya mengenal koperasi sebagai tempat untuk melayani simpan pinjam saja. Namun kenyataannya sekarang semakin berkembang. Ada yang melayani perkreditan barang berupa peralatan rumah tangga, sembako, emas, kendaraan, bahkan hingga tanah ataupun rumah. Kegiatan RAT Koperasi Wangun Raharja Hal ini tentu akan kembali pada visi misi dan juga program yang telah ditetapkan bersama oleh para anggotanya. Bukankah kebijakan tertinggi dalam koperasi itu diperoleh dari Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang akan dihadiri dan disepakati oleh semua anggota? Maka sudah pasti semua program yang disusun akan mengakomodir kebutuhan s

VINNONI, CUKA MENGKUDU YANG BERKHASIAT

Sebenarnya pertama kali kenal mengkudu ini saat pulang ke Cilacap. Waktu itu ada acara 7 bulanan salah seorang tetangga Mbah. Dalam hantaran yang dibagikan terdapat urap. Saya pikir itu urap seperti di Bandung. Maklum, lidah Sunda pasti doyan sama olahan dari lalapan. Tapi, waktu dimakan ternyata rasanya di luar ekspektasi. Pahit! Ulalaaaaa, ternyata isi urapnya menggunakan daun mengkudu. Pantas saja aromanya lain banget. Tapi sekarang sudah mulai familier dengan mengkudu. Banyak sekali ulasan menarik tentang khasiatnya yang banyak. Wajar saja kalau jadi bahan obrolan di masyarakat yang peduli dengan pengobatan ala herbal dibanding kimia. Sebenarnya pohon mengkudu banyak ditemui di sekitar, karena tumbuhan ini dapat beradaptasi dengan baik di daerah yang beriklim tropis seperti Indonesia. Pohonnya terbilang kuat dengan daun yang besar dan tebal. Buahnya miliki bintik yang menonjol di bagian permukaan, dan banyak biji kecil di dalamnya. CUKA MENGKUDU VINNONI Mengk

Sad Ending Film Train to Busan

Sumber: urbanasia.com Hidup memang penuh tantangan! Family time di waktu libur pun diakhiri dengan ajakan anak-anak untuk nonton film thriller. Awalnya sempat menolak, karena saya “malu” kalau lihat tokoh yang serem dan ada darah-darahnya gitu (hehe). Tapi demi menyenangkan mereka, akhirnya saya setuju menerima tantangan mereka. Train to Busan. Entah apa juga sebabnya mereka memilih film ini. Tapi kemungkinan besar karena mereka penggemar Gong Yoo. Artis yang cukup terkenal di kalangan anak muda penggemar drakor yang katanya super ganteng n cool. Gong Yoon berperan sebagai seorang ayah yang miliki anak perempuan, Kim Su An. Kesibukan ayahnya menyebabkan protes dari Kim Su An pada hari ulang tahunnya. Sehingga dia pun meminta untuk diantar ke rumah ibunya, karena Gong Yoon telah bercerai dengan istrinya. Perjalanan pun dilakukan dengan menggunakan kereta. Pada awalnya, Kim Su An telah merasakan ada hal aneh, tapi setiap kali dia mau bercerita pada ayahnya selalu di

Jatuh Cinta dengan Soundtrack NKCTHI

Sumber: liputan6.com REHAT (Kunto Aji) Serat-serat harapan Masih terjalin Suaramu terdengar Masihlah nyaring dan bergema Diruang-ruang hatimu Tenangkan hati Semua ini bukan salahmu Jangan berhenti Yang kau takutkan takkan terjadi Yang dicari, hilang Yang dikejar, lari Yang ditunggu Yang diharap Biarkanlah semesta bekerja Untukmu Tenangkan hati Semua ini bukan salahmu Jangan berhenti Yang kau takutkan takkan terjadi Kita coba lagi Untuk… Sebenarnya lagu ini lebih dulu didengar, memang suka, tapi ya biasa saja. Tapi ketika kemarin dengar dalam film “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini”, kok berasa dalem banget maknanya. Mungkin karena isi ceritanya pas dengan lirik dan musiknya. Aaaahh, saya jadi seperti jatuh cinta pada pendengaran kedua (hehe). Sumber: Gramedia.com Film ini menjadi pembicaraan yang hangat di antara pecinta film Indonesia. Ini disebabkan karena ceritanya yang sangat menyen

209 Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Bandung (STTB) Resmi di Wisuda

Sabtu, 11 Januari 2020, menjadi momen yang akan selalu dikenang oleh para wisudawan dan juga keluarga. Perjuangan selama belajar di sekolah tinggi favorit di Bandung akan terbayar setelah melakukan pengukuhan pada hari ini. Acara Wisuda STTB tahun ini digelar di Harris Hotel & Conventions Hall  Bojongloa Kaler, Kota Bandung. Rangkaian acara yang disusun dengan apik dan penuh khidmat berlangsung dari pukul 08.00 hingga pukul 12.15 WIB. Seremoni acara dimulai dengan tarian selamat datang dari Unit Seni Tari STT Bandung. Bapak Muchammad Naseer, S.Kom., M.T, selaku Ketua STT Bandung  membuka kegiatan dengan menyampaikan perkembangan dan berbagai prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa serta dosen selama tahun 2019. Jumlah Wisudawan dan Lulusan Terbaik Tahun 2020 Foto: Yoestin Secara terperinci, 209 wisudawan pada acara hari ini terbagi berdasarkan program studi: 1.    Teknik Industri berjumlah 113. 2. Teknik Informatika berjumlah 70 orang. 3. Desain Komun