VINNONI, CUKA MENGKUDU YANG BERKHASIAT



Sebenarnya pertama kali kenal mengkudu ini saat pulang ke Cilacap. Waktu itu ada acara 7 bulanan salah seorang tetangga Mbah. Dalam hantaran yang dibagikan terdapat urap. Saya pikir itu urap seperti di Bandung. Maklum, lidah Sunda pasti doyan sama olahan dari lalapan. Tapi, waktu dimakan ternyata rasanya di luar ekspektasi. Pahit! Ulalaaaaa, ternyata isi urapnya menggunakan daun mengkudu. Pantas saja aromanya lain banget.

Tapi sekarang sudah mulai familier dengan mengkudu. Banyak sekali ulasan menarik tentang khasiatnya yang banyak. Wajar saja kalau jadi bahan obrolan di masyarakat yang peduli dengan pengobatan ala herbal dibanding kimia.

Sebenarnya pohon mengkudu banyak ditemui di sekitar, karena tumbuhan ini dapat beradaptasi dengan baik di daerah yang beriklim tropis seperti Indonesia. Pohonnya terbilang kuat dengan daun yang besar dan tebal. Buahnya miliki bintik yang menonjol di bagian permukaan, dan banyak biji kecil di dalamnya.


CUKA MENGKUDU VINNONI
Mengkudu dapat dikonsumsi dengan berbagai cara. Daunnya dapat diolah menjadi berbagai masakan, seperti dijadikan sayur, urap atau lalapan. Sedangkan buahnya biasa diambil sarinya dengan cara dibuat jus atau dihaluskan manual.

Saat ini telah banyak sekali olahan mengkudu yang dijadikan obat dan dikemas dengan beragam bentuk. Ada yang dibuat jadi serbuk, kapsul, atau minuman. Untuk jenis minuman ini, ada olahan yang menggunakan sistem fermentasi. Sehingga hasilnya menjadi sedikit asam dan sering disebut dengan cuka.

Sistem fermentasi yang dilakukan adalah untuk menghilangkan aroma bau tak sedap pada mengkudu yang matang. Tapi ternyata, proses ini juga meningkatkan kualitas kandungan yang terdapat di dalamnya. Tak heran jika saat ini banyak sekali produk cuka mengkudu yang beredar di masayarakat.

Salah satunya adalah VINNONI. The Post Herbal Production mengeluarkan Vinnoni sebagai poduk unggulan yang mengekstraksi buah mengkudu dengan cara yang apik dan juga terpercaya.


KHASIAT CUKA MENGKUDU VINNONI
Mengkudu memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap untuk kesehatan tubuh. Memiliki kadar protein, vitamin dan mineral pada bagian buah dan daunnya. Terdapat juga selenium, yaitu jenis mineral yang merupakan antioksidan. Serta masih banyak lagi zat yang membuat buah ini semakin banyak khasiatnya.

Cuka mengkudu Vinnoni memiliki khasiat yang banyak untuk tubuh, diantaranya:
  • Menurunkan kolesterol
  • Menurunkan darah tinggi
  • Menjaga kekebalan tubuh
  • Melancarkan sistem pencernaan
  • Melancarkan sistem pernapasan
  • Membantu mengatur fungsi sel dan regenerasi
  • Sel-sel jaringan tubuh yang rusak
  • Membantu menurunkan gula darah/diabetes
  • Membantu penyembuhan sakit maag
  • Membantu penyembuhan asam urat
  • Membantu menghambat pertumbuhan sel tumor dan kanker
  • Membantu menghilangkan sakit kepala (analgesic alami)
  • Membantu mengurangi rasa sakit
Intinya, CUMENG ini akan bereaksi dengan tubuh dan mulai bekerja memperbaiki bagian yang bermasalah. Dampak dari ini, beberapa testimoni yang cukup menghebohkan kaum perempuan adalah soal berat badan. Banyak di antara pelanggan telah membuktikan bahwa dengan minum Vinnoni secara teratur akan membuat berat badan jadi ideal.

Ini tentu akan menjadi solusi bagi orang yang ingin diet secara alami. Berbagai keluhan penyakit akan teratasi, dan bonus turun atau naiknya berat badan menjadi lebih ideal pun akan didapatkan.

CARA MINUM
Cuka mengkudu ini memiliki rasa asam. Bagi penyuka asam, bisa saja diminum langsung. Tapi bagi yang tidak suka rasa asam, dapat meminumnya dengan melarutkan 1-2 sendok makan ke dalam satu gelas air hangat, akan lebih enak jika dicampur dengan madu.

Dosis yang dapat digunakan adalah 3x2 sendok makan sehari untuk masa pengobatan dan 2x1 sendok makan sehari untuk pencegahan. Cumeng ini harus diminum setelah makan agar khasiatnya dapat terasa dengan maksimal.


KEMASAN DAN HARGA
Cuka mengkudu Vinnoni memiliki beberapa macam kemasan yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan. Untuk kemasan botol tersedia dalam ukuran:
  • 250ml dengan harga 35K
  • 1L dengan harga 110K
  • Juga tersedia dalam kemasan ukuran 500ml, 5L, 30L, 130L hingga 150L.

Untuk memudahkan minum Cumeng saat di luar rumah, tersedia juga dalam kemasan spray. Cara menggunakannya adalah dengan menyemprokan ke makanan atau lidah bagian bawah sebelum makan. Tentu ini menjadi solusi agar dapat mengkonsumsi makanan yang sehat dimana dan kapan saaj. Kemasan yang tersedia adalah:
  • Spray 100ml dengan harga 20K
  • Spray 500ml dengan harga 70K
MENGOBATI SAMPAI HATI
Semua penyakit berangkat dari hati. The Post Herbal Production tak hanya memberikan produk pada konsumennya. Tapi juga memberikan terapi sebagai upaya untuk mengelola hati. Me-release emosi negatif yang dapat menganggau kesehatan tubuh dengan melakukan terapi berupa tapping yang dilakukan dengan rutin.

The Post menggunakan tapping sebagai terapi akupuntur sebagai upaya untuk mengurangi obat-obatan kimia yang miliki dampak merusak organ tubuh. Kehadiran CUMENG melengkapi terapi yang dilakukan dan bermanfaat luar biasa.

Kesehatan fisik dan mental memang tak dapat dipisahkan. Keduanya akan saling bergantung dan mempengaruhi. Mengobati sakit fisik harus dilakukan bersama pengelolaan hati agar dapat sembuh total. Menjaga kesehatan fisik dan mental pun harus senantiasa dilakukan. Semata untuk memenuhi kewajiban dan rasa syukur pada Yang Maha Kuasa atas segala nikmat yang telah diberikan.

Khasiat cuka mengkudu bagi kesehatan ini memang harus diperhitungkan di dunia pengobatan herbal. Memilih produk yang tepat akan dapat membantu perolehan hasil yang maksimal. VINNONI, akan menjadi pilihan yang tepat untuk Anda.


Sumber referensi: 

Sumber foto: 
vinnoni.000webhostapp.com
Koleksi dari Miss Julie

15 komentar:

  1. Buah super memang Mengkudu itu. Banyak manfaat dan khasiatnya untuk tubuh kita

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Mbak. Buah yang banyak sekali ditemukan di Indonesia, makanya harus dilestarikan, karena banyak mafaatnya.

      Hapus
  2. Aku belum pernah makan baik buah maupun daun mengkudu, Mbak
    Tapi sering lihat mertuaku makan buahnya. Bau dan rasanya memang ya..kalau ada cuka mengkudu Vinnoni yang praktis begini..mau ah coba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaahh, iya, Mbak, kalau aroma buah aslinya memang kurang sedap. Apalagi kalau yang sudah matang. Vinnoni ini selain lebih praktis, tapi tetap menjaga kealamiannya, kok...

      Hapus
  3. Dulu aku pernah makan buah mengkudu, dibikin rujakan. Seger, sih, tapi rasa dan aromanya agak gimanaaa gitu hahaha. Tapi waktu minum cumeng rasanya aku suka. Aromanya juga nggak keras

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oooh, Mbak Wiwid pernah coba juga, ya? Seger yo Mbak rasanya...

      Hapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Saya dulu pernah sakit waktu kecil dan diobati pakai parutan buah mengkudu Mba, manjur banget memang. Tapi ga kuat sama baunya ☹️ kalau pakai cuka seperti ini lebih praktis ya dan terhindar dari baunya yang menyengat banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kata orang tua dulu yang bau dan pahit itu obat mujarab, ya? Alhamdulillah sekarang sih udah banyak yang praktis.

      Hapus
  6. Di kampungku ada banyak banget pohon mengkudu ini. Tapi aku gak tahan baunya. Kalo nenek jaman dulu suka makan buahnya yang udah mateng dirujak gitu. Kalo aku masih parno ama baunya hehehe. Kalo ada yg praktis kek gini pasti lebih yummy ya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, kayaknya aku juga kalau disuruh buat sendiri enggak bakalan mau, hehe. Beruntung sih udah ketemu sama Vinnoni, jadi lebih aman dan praktis.

      Hapus
  7. Baru beberapa kali saya membaca postingan teman-teman tentang cuka mengkudu. Kalau khasiat buahnya saya percaya banget karena ibu saya sering mengonsumsinya kalau lagi darah tinggi. Kadang ibu juga meletakkan mengkudu di toples kaca hingga keluar airnya lalu diminum. Apa itu juga termasuk cumeng ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum tahu Mbak proses fermentasinya seperti apa. Hehe, nanti saya coba cari tahu dulu yaa

      Hapus
  8. Sudah lama mendengar dan melihat tentang khasiat mengkudu ini seliweran, tapi sampai sekarang belum pernah nyoba. Baca pengalaman Teh Ati jadi kepo juga, nih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, hayuk atuh Teh dicoba. Bisa buat stamina juga, kok.

      Hapus