Langsung ke konten utama

KELAS BLOGING FOR BEGINER (JOERAGAN ARTIKEL)






Gayung bersambut adalah istilah yang tepat waktu dapat info kelas ini. Beberapa pekan sebelum gabung dengan kelas ini saya sudah membuat blog. Tapi saya belum tahu bagaimana cara memposting tulisan yang menarik, optimalisasi penggunaan blog dan cara produktif melalui blog.
Setelah melihat info kelas di timeline tentang BLOGING FOR BEGINER yang diadakan oleh Joeragan Artikel, saya langsung tertarik untuk bergabung. Training yang dilakukan selama 7 hari ini ternyata punya banyak materi menarik dan langsung mengajak para pesertanya praktek dengan teori yang sudah diberikan.
Training yang dilakukan secara online ini diikuti oleh beberapa peserta yang berjauhan tempat tinggalnya. Dunia online lagi-lagi membuktikan bahwa jarak tidak menjadi kendala untuk orang yang mau belajar.


Materi pertama yang disampaikan di kelas ini adalah:
1.      Mengenal Blog dan Platformnya
Materi ini membahas dua jenis platform blog, yaitu berbayar dan gratis. Untuk pemula mungkin lebih baik memilih yang gratis, karena platform ini ternyata dapat dioptimalisasikan sebagai tempat untuk menuangkan ide dan kretaifitas pemilik blog dalam menulis. Platform gratis yang umum digunakan ada dua, yaitu blogger/blogspot dan wordpress.com.
2.      Manfaat dan Fungsi Blog
Blog merupakan media yang tepat bagi orang yang mau belajar menulis, mengasah kemampuan dan mencoba hal baru dengan dunia menulis. Namun seiring perkembangan zaman, blog bukan hanya sebagai media untuk menulis saja. Blog juga dapat menjadi media untuk bisa menghasilkan uang. Menghasilkan materi dari menuliskan hal menarik dan bermanfaat akan membuat blog kita banyak dikunjungi para pembaca. Ini akan bepeluang blog kita didatangi juga oleh sponsor yang akan menyimpan iklan di halaman blog yang kita miliki.
3.      Tutorial Membuat Blog untuk Pemula dengan Template Blogspot
Materi ini diberikan pada peserta yang belum membuat blog. Instruksi yang terperinci diberikan sehingga peserta dapat ikuti tutorial dengan mudah. Panduan dari mentor juga sangat membantu peserta, sehingga mereka berhasil membuat blog sendiri.
Setelah materi pertama selesai, para peserta dibagi menjadi dua kelompok kecil. Hal ini akan memudahkan komunikasi seputar pembelajaran. Pemberian tugas pun segera datang dengan meminta para peserta memberikan review tentang kelas ini.
Tugas ini merupakan pengalaman pertama saya membuat review, jadi masih bingung ketika akan menulisnya. Beruntunglah mentor Dira Indira dan Rahayu Asda memberi motivasi agar lebih percaya diri dengan tulisan dan mempostingnya di blog.
Tak sabar menanti materi selanjutnya, semoga bisa tetap menjaga semangat dan ikuti training hingga selesai. Tentunya, harapan yang paling besar adalah dapat memiliki blog yang dapat memberi manfaat bagi orang banyak.

Komentar

  1. Iyess mbak, memilikinblog sebagai pertofolio penulis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tq, Mbak Rahayu, maaf baru balas. Tenggelam dalam dunia sendiri dan sekarang mau mulai kembali. Mohon bimbingannya yaaa

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sad Ending Film Train to Busan

Sumber: urbanasia.com Hidup memang penuh tantangan! Family time di waktu libur pun diakhiri dengan ajakan anak-anak untuk nonton film thriller. Awalnya sempat menolak, karena saya “malu” kalau lihat tokoh yang serem dan ada darah-darahnya gitu (hehe). Tapi demi menyenangkan mereka, akhirnya saya setuju menerima tantangan mereka. Train to Busan. Entah apa juga sebabnya mereka memilih film ini. Tapi kemungkinan besar karena mereka penggemar Gong Yoo. Artis yang cukup terkenal di kalangan anak muda penggemar drakor yang katanya super ganteng n cool. Gong Yoon berperan sebagai seorang ayah yang miliki anak perempuan, Kim Su An. Kesibukan ayahnya menyebabkan protes dari Kim Su An pada hari ulang tahunnya. Sehingga dia pun meminta untuk diantar ke rumah ibunya, karena Gong Yoon telah bercerai dengan istrinya. Perjalanan pun dilakukan dengan menggunakan kereta. Pada awalnya, Kim Su An telah merasakan ada hal aneh, tapi setiap kali dia mau bercerita pada ayahnya selalu di

GRAND LAUNCHING CIMAHI MILITARY TOURISM

Lahir di Cimahi bukan berarti tahu dan mengerti seluk beluk kota ini. Walau sempat melihat dan rasakan keindahan Cimahi sejak kecil, tapi rasanya biasa saja, tak pernah usik rasa ingin tahu tentang ceritanya. Hadir di acara GRAND LAUNCHING CIMAHI MILITARY TOURISM, membuat kesadaran mulai muncul tentang cerita di balik setiap daerah. Menyimak paparan beberapa narasumber munculkan rasa ingin tahu tentang   sejarah kota Cimahi lebih detil. Apalagi setelah Ketua Komunitas Tjimahi Heritage , Machmud Mubarok menceritakan tentang sejarah singkat beberapa nama jalan di Cimahi. Rasanya ada beberapa memori yang tanpa sadar mengingat Cimahi di waktu dulu. Sekarang Cimahi banyak berubah, pembangunan banyak terjadi sehingga mulai terasa ada beberapa sudut kota yang menghilang tanpa tahu asal usulnya. Bangunan tua seperti gedung The Historich , rumah Sakit Dustira, stasiun Cimahi, Gereja Santo Ignasius, beberapa bangunan rumah di area markas TNI, dan banyak lagi yang lainnya, masih b

209 Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Bandung (STTB) Resmi di Wisuda

Sabtu, 11 Januari 2020, menjadi momen yang akan selalu dikenang oleh para wisudawan dan juga keluarga. Perjuangan selama belajar di sekolah tinggi favorit di Bandung akan terbayar setelah melakukan pengukuhan pada hari ini. Acara Wisuda STTB tahun ini digelar di Harris Hotel & Conventions Hall  Bojongloa Kaler, Kota Bandung. Rangkaian acara yang disusun dengan apik dan penuh khidmat berlangsung dari pukul 08.00 hingga pukul 12.15 WIB. Seremoni acara dimulai dengan tarian selamat datang dari Unit Seni Tari STT Bandung. Bapak Muchammad Naseer, S.Kom., M.T, selaku Ketua STT Bandung  membuka kegiatan dengan menyampaikan perkembangan dan berbagai prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa serta dosen selama tahun 2019. Jumlah Wisudawan dan Lulusan Terbaik Tahun 2020 Foto: Yoestin Secara terperinci, 209 wisudawan pada acara hari ini terbagi berdasarkan program studi: 1.    Teknik Industri berjumlah 113. 2. Teknik Informatika berjumlah 70 orang. 3. Desain Komun