Langsung ke konten utama

Peduli Kesehatan Mental Ibu dan Anak bersama Get Spirit

Sarapan Ibu-ibu Doyan Bisnis (IIDB) selalu menyajikan tema yang menarik untuk kaum perempuan. Apalagi sharing yang diselenggarakan pada hari Rabu, 13 Juli 2022, mengangkat tema tentang kesehatan mental bersama Get Sprit. Sebuah biro psikolog di Bandung yang aktif menangani kesehatan mental untuk semua kalangan, mulai dari anak, remaja, hingga dewasa.

Isu kesehatan mental ini memang sangat menarik, apalagi untuk kaum perempuan seperti saya. Ya, namanya perempuan, makhluk yang lebih mengutamakan perasaan ini cenderung memiliki emosi yang tidak stabil.


Peduli Kesehatan Mental Ibu dan Anak bersama Get Spirit
Sumber: Get Spririt

Misalnya saja ketika pekan ini sekolah-sekolah sudah dapat melakukan Pertemuan Tatap Muka (PTM) seratus persen. Artinya, anak-anak dan orang tua harus sudah mempersiapkan banyak hal untuk menghadapinya, termasuk mental. Perubahan rutinitas yang terjadi akan menuntut anak dan orang tua kembali beradaptasi menghadapi masa sekolah. Saya pun semakin tertarik dengan materi yang disampaikan dalam akun YouTube Rumah Teh Iin.

Pengertian Kesehatan Mental

Kesehatan mental merupakan kondisi seseorang yang sudah memahami kemampuan diri sendiri dalam berbagai keadaan, sehingga dia dapat mengelola emosi dan beradaptasi dengan baik.

Orang yang memiliki kesehatan mental baik akan mampu berkembang dengan baik secara psikologis, emosional, intelektual, dan spiritual. Tidak hanya mengetahui tentang potensi diri, tetapi dia akan mampu memberi manfaat juga kepada orang di sekitarnya dan lingkungan.

Kesehatan Mental Ibu dan Anak

Ibu dan anak akan memiliki hubungan yang erat. Maka, keduanya membutuhkan kestabilan emosi yang baik agar bisa saling support. Tekanan berlebih yang dihadapi seorang ibu, tidak boleh mempengaruhi kesehatan mental anak, begitu juga sebaliknya. 

Sebenarnya kedua orang tua memiliki peran yang sama penting, tetapi ibu cenderung lebih banyak berinteraksi dengan anak, mulai dari pagi hingga malam hari. Oleh karena itu, ibu harus memiliki kesehatan mental yang baik agar anak-anaknya pun sehat secara psikologisnya.

Seorang ibu atau siapa pun itu, dapat mengalami gangguan kesehatan mental karena beberapa sebab.

  1. Tekanan hidup sehari-hari
  2. Mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan sehingga menyebabkan trauma
  3. Mengalami perubahan fisik yang serius
  4. Pola hidup yang tidak sehat
  5. Tidak memiliki support system yang baik dalam lingkungan terdekat
  6. Adanya anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan mental

Peduli Kesehatan Mental Ibu dan Anak bersama Get Spirit
Sumber: Get Spirit

Deteksi Dini Kelainan Kesehatan Mental

Salah seorang narasumber, Selly, S. Psi, M. Psi, Psikolog, memberi pemaparan yang jelas tentang kesehatan mental. Menurut Selly, kesehatan mental semua anggota keluarga dapat dideteksi sejak dini berdasarkan beberapa faktor.

Pikiran, tanda-tanda yang ditunjukkan yaitu:

  1. Banyak pikiran negatif
  2. Tidak mampu berpikir dengan tenang sehingga sulit mengambil keputusan
  3. Lebih lamban saat berpikir
  4. Pola pikirnya sering berbeda dengan kenyataan

Perasaan, tanda-tandanya yaitu:

  1. Emosinya cepat sekali berubah
  2. Sering merasa putus asa
  3. Mudah merasa sedih, marah, cemas, dan takut berlebih
  4. Mati rasa

Perilaku, yaitu perubahan yang ditunjukkan dengan:

  1. Tidak memiliki tenaga untuk melakukan aktivitas
  2. Menghindari pekerjaan atau lingkungan
  3. Cenderung untuk menutup diri
  4. Sulit makan dan tidur, atau bisa juga sebaliknya
  5. Sering cepat emosi atau tersinggung

Namun, tanda-tanda di atas bukanlah diagnosa yang pasti. Ketika memiliki anggota keluarga dengan gejala di atas, harus segera mencari layanan konsultasi dengan psikolog. 

Peduli Kesehatan Mental Ibu dan Anak bersama Get Spirit
Azalia Cindy Permadi, S. Psi, M. Psi, Psikolog, Founder Get Spirit

Cara Menjaga Kesehatan Mental

Agar dapat terhindar dari masalah kesehatan mental, maka diperlukan empat tahapan mencintai diri sendiri.

  1. Self-awareness, yaitu menyadari kelebihan, kekurangan, kebutuhandan memahami tujuan hidupnya.
  2. Self-worth, yaitu memiliki perasaan menghargai diri sendiri tanpa kriteria tertentu, mampu tanpil apa adanya dan bangga terhadap diri sendiri. 
  3. Self-acceptance, yaitu mampu menerima kekurangan dan kesalahan diri sendiri.
  4. Self-love yaitu sikap menggali dan mengembangkan potensi sebagai wujud dari mencintai diri sendiri. 

Peduli Kesehatan Mental Ibu dan Anak bersama Get Spirit
Theofanny, S. Psi, M. Psi, Psikolog, Founder Get Spirit

Merawat Kesehatan Mental bersama Get Spirit

Theofanny, S. Psi, M. Psi, Psikolog menyatakan jika Get Spirit memberikan konsultasi psikologi online dan offline. Tidak hanya untuk keperluan sekolah dan masalah keluarga, Get Spririt juga dapat membantu perusahaan untuk melakukan berbagai layanan untuk kebutuhan lapangan. 

Hingga kini, Get Spirit masih melayani konsultasi psikologi di Bandung saja. Namun, tidak mustahil juga jika suatu saat nanti akan mendirikan di kota lainnya. Azalia Cindy Permadi, S. Psi, M. Psi, Psikolog, Founder Get Spirit, memiliki harapan agar semakin banyak masyarakat yang memiliki kesehatan mental baik. 

Hm, kesehatan mental memang sangat penting untuk diperhatikan, ya. Jika memang membutuhkan bantuan, alangkah lebih baik untuk segera mencari cara konsultasi ke psikolog. Get Spirit sendiri akan selalu siap membantu. Silakan langsung kontak saja Theofanny di 0812-1400-0624 atau melalui akun akun Instagram @get_spirit.

Mulai jaga kesehatan mental, yuk. Orang tua sehat lahir dan batin, kesehatan mental anak pun dapat terjaga.


Komentar

  1. Menjaga kesehatan mental itu penting sekali ya. Supaya bisa berkembang dengan baik secara psikologis, emosional, intelektual, dan spiritual. Selain itu bisa mengetahui tentang potensi diri, mampu memberi manfaat juga kepada orang di sekitarnya dan lingkungan.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sad Ending Film Train to Busan

Sumber: urbanasia.com Hidup memang penuh tantangan! Family time di waktu libur pun diakhiri dengan ajakan anak-anak untuk nonton film thriller. Awalnya sempat menolak, karena saya “malu” kalau lihat tokoh yang serem dan ada darah-darahnya gitu (hehe). Tapi demi menyenangkan mereka, akhirnya saya setuju menerima tantangan mereka. Train to Busan. Entah apa juga sebabnya mereka memilih film ini. Tapi kemungkinan besar karena mereka penggemar Gong Yoo. Artis yang cukup terkenal di kalangan anak muda penggemar drakor yang katanya super ganteng n cool. Gong Yoon berperan sebagai seorang ayah yang miliki anak perempuan, Kim Su An. Kesibukan ayahnya menyebabkan protes dari Kim Su An pada hari ulang tahunnya. Sehingga dia pun meminta untuk diantar ke rumah ibunya, karena Gong Yoon telah bercerai dengan istrinya. Perjalanan pun dilakukan dengan menggunakan kereta. Pada awalnya, Kim Su An telah merasakan ada hal aneh, tapi setiap kali dia mau bercerita pada ayahnya selalu di

GRAND LAUNCHING CIMAHI MILITARY TOURISM

Lahir di Cimahi bukan berarti tahu dan mengerti seluk beluk kota ini. Walau sempat melihat dan rasakan keindahan Cimahi sejak kecil, tapi rasanya biasa saja, tak pernah usik rasa ingin tahu tentang ceritanya. Hadir di acara GRAND LAUNCHING CIMAHI MILITARY TOURISM, membuat kesadaran mulai muncul tentang cerita di balik setiap daerah. Menyimak paparan beberapa narasumber munculkan rasa ingin tahu tentang   sejarah kota Cimahi lebih detil. Apalagi setelah Ketua Komunitas Tjimahi Heritage , Machmud Mubarok menceritakan tentang sejarah singkat beberapa nama jalan di Cimahi. Rasanya ada beberapa memori yang tanpa sadar mengingat Cimahi di waktu dulu. Sekarang Cimahi banyak berubah, pembangunan banyak terjadi sehingga mulai terasa ada beberapa sudut kota yang menghilang tanpa tahu asal usulnya. Bangunan tua seperti gedung The Historich , rumah Sakit Dustira, stasiun Cimahi, Gereja Santo Ignasius, beberapa bangunan rumah di area markas TNI, dan banyak lagi yang lainnya, masih b

209 Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Bandung (STTB) Resmi di Wisuda

Sabtu, 11 Januari 2020, menjadi momen yang akan selalu dikenang oleh para wisudawan dan juga keluarga. Perjuangan selama belajar di sekolah tinggi favorit di Bandung akan terbayar setelah melakukan pengukuhan pada hari ini. Acara Wisuda STTB tahun ini digelar di Harris Hotel & Conventions Hall  Bojongloa Kaler, Kota Bandung. Rangkaian acara yang disusun dengan apik dan penuh khidmat berlangsung dari pukul 08.00 hingga pukul 12.15 WIB. Seremoni acara dimulai dengan tarian selamat datang dari Unit Seni Tari STT Bandung. Bapak Muchammad Naseer, S.Kom., M.T, selaku Ketua STT Bandung  membuka kegiatan dengan menyampaikan perkembangan dan berbagai prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa serta dosen selama tahun 2019. Jumlah Wisudawan dan Lulusan Terbaik Tahun 2020 Foto: Yoestin Secara terperinci, 209 wisudawan pada acara hari ini terbagi berdasarkan program studi: 1.    Teknik Industri berjumlah 113. 2. Teknik Informatika berjumlah 70 orang. 3. Desain Komun